Desain Rumah Modern

7 Ciri Khas Desain Rumah ala Jepang Cocok untuk Keluarga Muda

Desain rumah ala Jepang semakin banyak diminati di Indonesia. Para pasangan muda, keluarga kecil, dan para investor properti merasa bahwa desain ini memiliki keunikan dan daya jual yang menjanjikan. Sehingga selain untuk kebutuhan pribadi, tidak sedikit yang menjadikannya sebagai properti investasi.

Rumah ala Jepang cocok diadopsi sebagai tren baru model rumah di Indonesia karena banyak hal. Pertama karena iklim Indonesia yang cocok dengan model rumah apapun. Kedua, sumber daya yang mendukung, karena Indonesia masih banyak kayu yang bisa dijadikan model rumah ala Jepang. Ketiga, selera pasar yang semakin meningkat terhadap model rumah ini.

Ciri Khas Desain Rumah ala Jepang

Rumah Desain Ala Jepang

Ada beberapa hal yang wajib ada dan menjadi ciri khas dalam desain rumah ala Jepang. Jika salah satunya tidak terpenuhi, maka akan terasa ada yang kurang dari sentuhan Jepang dalam rumah, beberapa ciri tersebut adalah:

1.   Minimalis dan Praktis

Desain Rumah Minimalis dan Praktis
Orang Jepang terbiasa hidup minimalis dan praktis. Tidak semua rumah di sana memiliki ukuran yang besar dan halaman luas. Di daerah perkotaan, tidak sedikit rumah yang hanya memiliki sedikit ruang namun dapat berfungsi maksimal. Dengan ruang yang minimalis, otomatis hanya perabot fungsional yang bisa mereka simpan.

2.   Genkan

Genkan merupakan ruang transisi antara outdoor dan indoor, biasanya ditandai dengan lantai yang lebih rendah dari rumah utama. Di ruang inilah penghuni atau tamu bisa mengganti sandal atau sepatu dengan alas kaki khusus untuk di dalam rumah. Mereka juga bisa meninggalkan baju luar (outer, jaket, atau semacamnya) di ruang ini.

3.   Mushiko Mado

Ciri khas berkutnya dalam desain rumah ala Jepang adalah adanya pintu geser yang dilapisi kertas, pintu ini disebut mushiko mado. Biasanya terletak di ruang depan atau pintu utama rumah. Beberapa kamar juga menggunakan pintu model ini untuk efektivitas ruang.

4.   Tatami

Tatami merupakan alas lantai yang dibuat dari anyaman jerami igusa. Keberadaan tikar tatami membuat ruangan terkesan hangat dan nyaman. Keistimewaan jerami atau rumput igusa yang dikeringkan adalah kemampuannya beradaptasi di segala musim. Ketika musim panas tiba, tatami terasa sejuk, sedangkan ketika musim dingin lantai terasa hangat dengan adanya anyaman ini.

5.   Tokonama

Definisi yang cukup untuk menggambarkan adanya tokonama adalah sudut ruang yang dibuat artistik. Ruang kecil ini berfungsi untuk menyimpan benda-benda penting, berbentuk unik, dan kenangan yang ingin dijaga dengan baik oleh pemiliknya.

6.   Engawa

Engawa berbeda dengan genkan, salah satu ciri khas desain rumah ala Jepang ini merupakan koridor bagian luar rumah. Jika dibandingkan dengan rumah di Indonesia, lebih mirip disebut sebagai teras luar yang berada di sisi samping rumah.
Umumnya engawa terletak di samping kanan atau kiri bangunan, mengarah ke halaman belakang dan samping. Ruang ini berfungi mirip dengan genkan. Bedanya, genkan biasa terletak di depan ruang utama. Engawa juga berfungsi sebagai tempat transit dari outdoor ke indoor.

7.   Material tradisional

Ciri khas terakhir yang tampak dalam rumah ala Jepang adalah material penyusunnya. Kebanyakan rumah ala Jepang memilih kayu sebagai ornamen sekaligus bahan penyusun utama. Selain tentu saja ada batu sebagai pelengkap dinding dan kertas yang digunakan menutup pintunya.
Desain Rumah Dengan Sentuhan Tradisional

Sentuhan ciri khas desain rumah ala Jepang di atastidak harus semuanya harus diaplikasikan dalam satu rumah, kecuali pemilik menghendaki demikian. Adanya beberapa yang melengkapi dekorasi dan desain tentu sudah dianggap mirip dengan gaya rumah negeri sakura.

Kami juga melayani :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonTELFON SEKARANG 0821 1051 6864
Scroll to Top