Jasa Desain Rumah

Perhitungan Biaya Bangun Rumah 2 Lantai yang Sederhana

Bangun Rumah 2 Lantai

Tidak ada orang yang tidak mengidamkan hunian yang aman dan nyaman. Ada banyak sekali orang yang ingin bangun rumah 2 lantai, namun masih ragu terkait biaya. Padahal biaya untuk membangun rumah tingkat tidak semahal yang dikira. Bahkan biaya tersebut bisa diperhitungkan sendiri tanpa bantuan dari pihak arsitek atau kontraktor bangunan. 

Hunian 2 lantai memiliki manfaat tersendiri bagi para pemiliknya. Jenis rumah dengan 2 lantai bisa membuat kegiatan sehari-hari bisa lebih mudah. Selain itu hunian bertingkat juga memungkinkan pemilik rumah memiliki privasi yang lebih baik dibandingkan dengan lantai 1 rumah. Lalu, bagaimana perhitungan biaya yang harus dikeluarkan untuk mendirikan jenis rumah semacam ini?

Perhitungan Biaya untuk Mendirikan Rumah Tingkat 2

Bangun Rumah 2 Lantai

Mendirikan rumah tingkat 2 tanpa bantuan dari kontraktor rumah memang cukup membuat pusing, karena Anda harus merencanakan anggaran dananya seorang diri. Namun begitu, Anda tetap bisa menghitung biaya untuk bangun rumah bertingkat tanpa harus menyewa jasa arsitek atau kontraktor bangunan. 

Sebenarnya, berapa sih biaya untuk mendirikan rumah dengan 2 lantai?

Perhatikan poin-poin berikut ini jika ingin mengetahui biaya bangun rumah dengan model seperti ini: 

  1. Luas tanah yang Anda miliki 

Ketika ingin mendirikan rumah sendiri, pastikan untuk menghitung luas tanah yang Anda miliki. Semisal, Anda memiliki tanah sepanjang 12 meter dengan lebar sekitar 7 meter. Berdasarkan rumus  luas dalam pelajaran Matematika, luas tanah yaitu panjang x lebar tanah, yaitu 12 m x 7 m = 84 m2.  

  1. Luas bangunan yang akan dibuat 

Selanjutnya, ukur luas bangunan yang akan dibuat dengan cara mengalikan panjang dan lebar dari bangunan yang akan dibuat. Misalnya, dari tanah seluas 84 m2 tersebut ingin dibangun rumah sepanjang 10 m dan lebar 6 m. Maka luas dari bangunan tersebut yaitu 10 m x 6 m = 60 m2. 

Namun jika Anda ingin membangun rumah dengan balkon atas, luas bangunan dicari dengan cara menambahkan luas lantai bawah dengan lantai atas rumah Anda. Misalnya, lantai bawah dibangun seluas 60 m2, sedangkan luas lantai atas dibangun seluas 50 m2. Maka luas total dari bangunan rumah yang akan dibuat yaitu 110 m2. 

  1. Biaya yang digunakan untuk membangun rumah per meter
Bangun Rumah 2 Lantai

Langkah selanjutnya, Anda harus memperhitungkan biaya untuk membangun rumah per meter. Biaya ini dihitung dari harga beli material bangunan yang perlu didapatkan untuk membangun 1 m2 rumah tersebut. Misalnya semua bahan material yang harus dibeli untuk mendirikan bangunan seluas 1 m2 yaitu Rp 4 juta. 

Maka biaya yang harus Anda keluarkan untuk bangunan rumah 2 lantai berasal dari biaya per m2 dikalikan dengan luas rumah 2 lantai yang akan dibuat. Dalam kasus ini, berarti biaya untuk bangun rumah yaitu Rp 4 juta x 110 m2. Sehingga biaya untuk bangun rumah tersebut yaitu Rp440.000.000. 

Dengan perhitungan harga hunian bertingkat yang tepat, nantinya Anda bisa membuat estimasi biaya yang harus disediakan untuk membangun hunian. Sehingga target biaya yang Anda miliki sesuai dengan kondisi tabungan Anda di dunia nyata. Menghitung biaya tersebut juga sangat bermanfaat untuk menghitung perkiraan biaya total yang diperlukan, sehingga partner mendirikan rumah Anda tidak melakukan manipulasi biaya. 

Setelah menghitung biaya untuk mendirikan rumah 2 lantai, pastikan untuk membuat alur kerja serta timeline dari proses pembangunan rumah. Sehingga para tukang bangunan yang bertugas mendirikan hunian idaman Anda bisa membantu proses bangun rumah dengan lebih tertarget. Jangan sampai mereka memanipulasi biaya pembangunan rumah atau sengaja mengulur waktu pendirian bangunan sehingga Anda sebagai klien merasa tertipu. Semoga bermanfaat ya!

Kami juga melayani :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonTELFON SEKARANG 0821 1051 6864
Scroll to Top